DALAM JUBAH SUFIKU

Aku yang pernah merasa kalah

Menyendiri dalam goa di puncak gunung

Mencoba menghindari sinar matahari

Menikmati sepi dalam semedi

 

Berkhalwat dalam kesunyian

Membuang dunia bermunajat

Berharap hanya pada ridha-Nya

Dimana segala cinta bersambut

 

Aku yang pernah merasa kecewa

Konon bisa tersenyum lagi

Mencoba menghadapi hidup

Tak tersentuh racun dunia

 

Dan ketika dunia memanggil

Raguku melangkah keluar

Untuk sekali lagi melangkah keluar

Menanggalkan jubah sufiku

 

Lhokseumawe,

100 Tahun kebangkitan Nasional,

20 Mei 2008.

About tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti abu //
This entry was posted in Puisiku. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s