AKU MENCINTAIMU DENGAN SEDERHANA
28 September 2009
Aku mencintaimu dengan sederhana, layaknya kasih sayang yang dibawa oleh titik-titik hujan. Yang akan ku bawa kemanapun jua kakiku melangkah. mengingatkan ada hal-hal sederhana yang luar biasa. Indah kehidupan adalah ketika ketika memperjumpakan kita dengan berbagai peristiwa. Lakon itu membuat kita tertawa, bersedih atau berpikir. Hitam dan putih bercampur aduk dalam emosi. Sungguh banyak pengetahuan, sebagai manusia sering kali keangkuhan merasuk ke jantung hingga membutakan diri dari sebuah kebenaran.
Hari ini, jam ini, detik ini. Kusingkirkan segala angkuh meraja dihati. Untuk mengakui, Disaat hujan turun, Aku rindu padamu. Aku mencintaimu bahkan sangat mencintaimu. Cintaku yang sederhana, sangat sederhana dan tanpa kata-kata lagi.
Untuk cintaku yang sederhana.
Lhokseumawe, Dini hari 28 September 2009.
MENYERAHKAN NASIB PADA TAKDIR
3 September 2009
Hari ini, kupasrahkan diriku pada takdir. Ya, pada takdir. Seperti aliran sungai pelan mengarah pada lautan luas. Aku yang selalu berupaya dan percaya bahwa manusia mampu mengubah aliran takdir. dihari ini mengakui bahwa segenap daya dan upaya tak akan berguna tanpa restu-MU.
Aku telah menunggu, semua orang menunggu jua waktunya. Pada sebuah masa depan, pada sesuatu yang telah tertulis dilangit. Akan perjalanan hidup, maupun akan akhir hidup. Dan sungguh jalan berkelok serta jurang menjadi sangat menakutkan jika harapan akan kehidupan semakin membesar. Memiliki harapan berakibat memiliki ketakutan pada kegagalan. Pada kecerobohan yang kelak disesali. Pada kemungkinan untuk gagal. Tiba-tiba segala kecerdikanku lenyap dan tak tahu berbuat apa.
Tuhan, dini hari ini ketika aku terjaga. Pada-MU kubersandar. Segala simpuh menjura pada-MU. Hamba yang hina ini memohon, dengan penuh harap. Tuhan, apapun yang terjadi nanti. Mohon lindungi dia, jangan biarkan ia tersakiti oleh cintaku. Cintaku yang segarang singa. Sebegitu menakutkan sehingga kupasrah. Dan menyerahkan nasib pada takdir-MU.
Lhokseumawe, dini hari 3 September 2009.