HANYALAH SEORANG HAMBA

20 November 2008

Tuhan engkau adalah penguasa apa-apa yang dilangit dan dibumi. Engkau Maha Tahu siapa hamba-MU ini yang telah Engkau limpahi kasih dan sayang-Mu sepanjang hidupnya. Engkau bentuk ia dengan tangan-MU sehingga jadilah ia.

 

 

Tuhan dihadapan-MU bahkan lidah hamba kelu. Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang ada didalam dada hambamu. Yang mencoba tak berpaling dari jalan-MU, yang merasa takut, yang merasa kerdil, yang lemah, yang tak berdaya upaya, yang manja dan hanya mengharap pada rahmat-MU.

 

 

Tuhan, hamba-Mu ini angkuh. Dengan polah dan tingkah yang mengotori bumi-MU. Hamba memohon keampunan dari-MU sebelum dan sesudahnya. Hamba hanyalah seorang licik yang memanfaatkan Kepengasihan dan Kepenyayangan-MU. Hamba malu dengan sebenar-benarnya rasa malu.

 

 

Tuhan, sebegitu banyak karunia-Mu kepada hamba. Mohon jangan masukkan hamba dalam golongan orang-orang yang tiada mensyukuri nikmat-MU.

 

 

Tuhan, Engkaulah tempat hamba mengadu. Menyambut hamba dengan tangan terbuka. Belaian dan kasih sayang-MU menyejukkan hamba-MU yang keras kepala. Yang tiada berusaha keras untuk meraih-MU namun takut sangat akan murka-MU.

 

 

Hamba hanyalah seorang hamba yang remuk dan rindu akan ridha-MU.

 

2 Responses to “HANYALAH SEORANG HAMBA”

  1. Aulia said

    Sama teuku, lon tuan juga hanya seorang hamba yang banyak berlumuaran dosa!

  2. Ya kita sama, sama-sama…
    ==Jadi lupa mau bilang apa==
    Kehabisan kata-kata ni Adun…

Leave a Reply